Kamis, 01 Juli 2010

RAKOREV UAMBN Kelompok Mapel PAI dan Bahasa Arab











Rapat Koordinasi dan Evaluasi Ujian Akhir Madrasah Bertaraf Nasional Mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Bapak Drs. H. Imam Haromain, M.Si, dan selanjutnya diteruskan oleh Kepala Bidang Mapenda Bapak Drs. H. Hartoyo, M.Si, dan Kepala Seksi Supervisi dan Evaluasi Bapak Drs. Syairofi, M.Ed. Secara Teknis Bapak Drs. Syairofi, M.Ed, menegaskan bahwa UAMBN harus dibedakan dengan UN (Ujian Nasional), dimana menurut Bapak Drs. Syairofi, M.Ed dalam UN ada istilah Tim Sukses yang mana bertugas untuk mensukseskan UN di tiap Kabupaten / Kota sehingga dapat mendongkrak hasil akhir UN ke tingkat lebih baik daripada Kabupaten / Kota lain. Lain halnya UAMBN menurut Bapak Drs. Syairofi, M.Ed, harus jelas, transparan, jujur, tampil apa adanya dan tidak ada Tim Sukses, karena apa?..Karena UAMBN adalah kejujuran Siswa dalam mendalami Agama Islam dan dapat menjadi Tolok Ukur siswa terhadap pemahaman Pelajaran Agama Islam dan khususnya Bahasa Arab. (Jozz).

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Setuju! diperlukan good will dari seluruh pihak untuk mewujudkan UAMBN dengan mapel non UNAS (PAI dan B.Arab) bagi Madrasah. Oleh karenanya, meniscayakan pelibabatan komponen Madrasah sebagai pelaku di lapangan. Najib